KETAPANGTERKINI – Bakar lahan untuk bertani, seorang pemuda AS tewas terpanggang di Desa Harapan Baru, Dusun Tanjung Rambut, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang. Keluarga korban menoak untuk diautopsi dan langsung membawa korban ke rumah duka.
“Korban diduga sesak nafas saat memabakar lahan milik pribadi bersama keempat rekannya,” ujar AKBP. Tommy Ferdian, Selasa (22/8/2022) di Mapolres Ketapang.
Berdasarkan keternagan keemapat rekan korban diketahui korban membakar menggunakan obor yang telah disiapkan. Cuaca panas disertai angin kencang membuat angin berputar arah ke korban.
“Korban sebagai pelaku pembakaran, dan akhirnya menjadi korban,” terangnya.
Saat api membesar berbarengan arah angin, korban berusaha memadamkan api dengan menggunakan tangki penyemprot (Kep) dengan cara digendong.
Usai melakukan pembakaran, korban ditemukan calon mertua dalam kondisi terkapar dan sudah tidak bernyawa, dengan luka bakar hampir 80 persen.
“Korban mengalami luka bakar 80 persen,” tukasnya.
Atas kejadian ini, pihak keluarga sepakat untuk tidak melakukan tindakan dari kepolisian atau menolak untuk divisum.
“Namun kami tetap melakukan penyelidikan, jika terpenuhinya 2 unsur alat bukti akan dinaikkan menjadi penyelidikan,” tegas Kapolres.
Kebakaran hutan dan lahan yang telah memakan korban, Kapolres menghimbau pada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran meski dengan kearifan lokal. Terlerbih cuaca panas seperti saat ini agar tidak terdapat korban jiwa berikutnya. (GUN)






