KETAPANGTERKINI-Dharma Wanita Persatuan (DWP) baru saja merayakan hari jadinya yang ke-25, sebuah tonggak sejarah penting sejak perubahan organisasi ini melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada tahun 1999. Sebagai organisasi yang terdiri dari istri pegawai negeri sipil, DWP terus memainkan peran strategis dalam mendukung pembangunan bangsa melalui berbagai program di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya.
Sejarah Dharma Wanita dimulai pada 5 Agustus 1974, didirikan oleh Amir Machmud atas prakarsa Ibu Tien Soeharto. Organisasi ini awalnya bertujuan mendukung peran para istri pegawai republik, tetapi mengalami transformasi besar pada masa reformasi 1998. Munaslub pada 6-7 Desember 1999 menandai era baru dengan perubahan nama menjadi Dharma Wanita Persatuan, yang mempertegas posisinya sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang netral, demokratis, dan mandiri.
Kini, Dharma Wanita Persatuan mengemban tugas untuk meningkatkan kepedulian sosial, membina anggotanya, dan memperkukuh persatuan dalam kerangka pembangunan nasional. Dalam peringatan ulang tahunnya, DWP mengajak seluruh anggotanya untuk terus menjadi pelopor perubahan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sekaligus menjaga nilai-nilai luhur yang menjadi landasan organisasi ini sejak awal berdiri.(kom)






