Tembus di Harga 45 Ribu Bahkan Langka, Persoalan Gas 3 Kilogram di Ketapang Mesti Ditangani Serius

KETAPANGTERKINI – Sejak 3 pekan terakhir, masyarakat keluhkan mahalnya harga gas tiga kilogram di Kota Ketapang yang tembus 45 ribu rupiah. Selain mahal, turut dibarengi dengan terjadi kelangkaan.

“Sudah keliling kota, sampai ke seberang tapi tidak ketemu-ketemu, dari tadi malam sampai sekarang tidak ada, kosong,” ungkap Ardiwan, salah seorang warga Kota Ketapang, Selasa (16/1/2023).

Lantraan menjadi kebutuhan, upaya pencarian gas 3 kilogram terus dilakukan pencarian oleh Ardiwan namun tetap tidak ditemukan baik ditingkat agen hingga pengecer.

“Dipangkalan juga sudah dicari tapi tidak ada. Biasanya 40 ribu orang jual di pengecer, yang penting ada, harga tidak masalah,” tuturnya.

Ungkapan serupa turut dilontarkan Nurmaningsih warga Kota Ketapang yang kesal dengan kelangkaan gas 3 kilogram.

“Selama 3 minggu langka, sangat sulit mencarinya. Gas langka ini membuat kami ibu rumah tangga ini menjadi susah,” terangnya.

Selain Ardiwan dan  Nurmaningsih, dialami sama pula oleh Mardiana.

“Ini sudah lama nyari-nyari, keliling-keliling nyarinya ini,” katanya.

Sementara menyangkut kebijakan tarkit wacana dilarangnya distribusi ke tingkat pengecer, menurutnya hal ini mesti dilakukan kajian terlebih keberadaan pengecer turut membantu masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan gas.

Hanya saja, pengawasan di tingkat pengecer mesti dilakukan agar menjual dengan harga yang wajar atau tidak menaikkan harga tinggi.

“Saya tidak setuju, yang penting jangan kasi harga tinggi. Jangan sampai harganya 22 ribu tapi dijual sampai 45 ribu. Terus susah lagi nyarinya, kalau pengecer kami lebih mudah mencarinya,” katanya. (GUN)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *