PLN UP3 KETAPANG PASTIKAN PASOKAN LISTRIK JELANG RAMDHAN AMAN 

Ketapangterkini – Guna memastikan kesiapan petugas dan peralatan dalam rangka mengamankan pasokan listrik selama Bulan Suci Ramadan dan Lebaran Idul Fitri 2023/1444 Hijriah PLN UP3 Ketapang akan memastikan dan mempersiapkan diri mulai dari sekarang,seperti melaukan pemeliaharaan rutin,dengan antara lain melakukan penggantian komponen jaringan,perbaikan tiang listrik yang perlu diganti sejak sekarang. Dan memastikan pasokan kelistrikan menjelang Bulan Ramadhan aman.

Manager PLN UP3 ketapang, Vicky Raendry Faradian mengatakan bahwa selama Bulan Suci Ramadan serta perayaan Lebaran Idul Fitri konsumsi listrik masyarakat khususnya di Kabupaten Ketapang cenderung mengalami kenaikan secara signifikan, hal tersebut dikarenakan aktivitas ibadah yang dilakukan juga meningkat.Untuk itu pihaknya akan mengupayakan kelistrikan saat Ramadhan nanti bisa berjalan lancer hingga lebaran idul fitri.

“Pada kondisi normal atau diluar Bulan Ramadan, beban puncak pemakaian energi listrik terjadi pada pukul 16.00 hingga 21.00 WIB. Sementara saat Bulan Ramadan, beban puncak terjadi dua kali, yakni pukul 16.00 sampai 22.00 WIB atau mungkin bisa lebih panjang karena ada kegiatan sholat tarawih, tadarusan, dan lain-lain. Kemudian akan terjadi beban puncak lagi pada pukul 03.00 hingga 06.00 WIB,” jelas Vicky.Kamis (9/2/2023)

Diakuinya, upaya preventif telah dilakukan sebelum Bulan Ramadan tiba, seperti melakukan perawatan instalasi listrik dan pembersihan jaringan listrik dari sampah layang-layang, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pemangkasan pohon yang sudah mendekati jaringan listrik.

“Kesiapan petugas dan peralatan menjadi hal yang mutlak agar pelayanan kepada pelanggan dapat kami lakukan secara maksimal,” terang Vicky.

Lebih jauh Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar turut peduli dan berpartisipasi dalam menjaga keandalan pasokan listrik, minimal dengan mengikhlaskan pohon atau tanam tumbuh yang dimiliki untuk dapat ditebang oleh petugas serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat disekitar jaringan listrik.

“Kawat layang-layang menjadi salah satu faktor utama penyebab gangguan listrik. Kita melihat, saat Bulan Ramadan semakin banyak orang bermain layang-layang, untuk itu kami menghimbau agar masyarakat tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat disekitar jaringan listrik, sebab kalau listrik padam maka aktivitas ibadah kita akan terganggu,” tegas Vicky.(jhon)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *