Kunjungan Kerja Wakil Menteri Pertanian: Membangun Ketahanan Pangan di Ketapang 

KETAPANGTERKINI-Kunjungan Wakil Menteri Pertanian, Bapak Sudaryono, menandai tonggak penting dalam upaya nasional menuju ketahanan pangan berkelanjutan di daerah. Minggu 22/6/2026.

Saya atas nama pemerintah Kabupaten Ketapang menyampaikan ucapan “Selamat datang di Ketapang, Bapak Wakil Menteri Pertanian dan Gubernur Kalbar, kunjungan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan Kabupaten Ketapang,” membuktikan komitmen bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan di tingkat desa dan memajukan pertanian Ketapang.

Saya memaparkan visi Kabupaten Ketapang 2025-2030 yang berkeadilan, maju dan mandiri, diwujudkan melalui misi yang terukur dan terintegrasi, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi daerah.

Saya mengungkapkan rencana strategis jangka panjang yang meliputi peningkatan produktivitas pertanian melalui inovasi teknologi dan pengembangan varietas unggul, perbaikan infrastruktur pertanian seperti irigasi dan jalan akses pertanian, serta program pemberdayaan petani yang mencakup pelatihan keterampilan, akses permodalan, dan pembukaan akses pasar yang lebih luas.

Saya juga menyampaikan bagaimana bantuan alsintan yang diserahkan akan berperan penting dalam mewujudkan rencana strategis tersebut, dengan menekankan pentingnya pemeliharaan dan penggunaan alsintan yang efisien dan berkelanjutan sektor pertanian di Kabupaten Ketapang.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono dalam sambutannya ia mengunjungi Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, untuk mempercepat transformasi pertanian melalui intensifikasi dan mekanisasi. Kunjungan tersebut, yang juga mencakup penyerahan alat mesin pertanian (alsintan) pada Minggu lalu, bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian dari satu kali panen menjadi tiga kali panen per tahun.

Wamentan menekankan pentingnya hal ini karena proses pengolahan lahan yang masih manual seringkali membatasi waktu tanam dan panen. Alsintan seperti traktor dan combined harvester diharapkan dapat mempercepat proses ini, memaksimalkan waktu tanam yang terbatas, dan meningkatkan hasil panen.

Wamentan juga mengingatkan agar alsintan digunakan secara kolektif dan dirawat dengan baik.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, turut hadir dan menyatakan dukungan terhadap peningkatan sektor pertanian dan infrastruktur di Ketapang, termasuk perbaikan jalan.

Sebelum meninggalkan Ketapang, Wamentan juga melakukan rapat internal dengan tim Tani Merdeka Indonesia (TMI). Kunjungan kerja ini bukan hanya memberikan bantuan fisik berupa alsintan, tetapi juga memberikan inspirasi, memperkuat komitmen bersama, dan menciptakan momentum baru dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia, mulai dari tingkat desa.(Om)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *