KETAPANGTERKINI – Mewakili Wakil Bupati Ketapang Staff Ahli Bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Drs. Maryadi Asmu’ie, MM membuka Pameran 35 Artefak tersebut, pada Selasa (14/11/2023) di Aula Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang.
Pembukaan pameran artefak tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dilanjutkan dengan peninjauan pameran artefak.
Sebanyak 35 Artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW dan Para Sahabat dipamerkan di Kabupaten Ketapang
Pameran artefak tersebut berlangsung selama 6 hari yang dimulai dari 14 hingga 19 November tahun 2023.
“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa keberkahan tidak hanya bagi Ketapang, tapi juga untuk dunia,” ujar staff ahli Bupati.
Menurutnya kehadiran pameran artefak ini harus bisa mengalahkan media hiburan saat ini.
“Mari kita para media sosial ketapang untuk memviralkan kegiatan seperti ini agar keberkahan tidak hanya untuk kita sendiri tapi juga untuk umat lainnya,” ajaknya.
Selain itu Staff ahli juga mengatakan bahwa pemerintah daerah Ketapang memberikan apresiasi dan mensupport kegiatan seperti ini.
“Kami berharap para santri khusus masyarakat Kabupaten Ketapang untuk menghadiri pameran artefak ini agar membawa keberkahan dan juga menuntun kita meneladani sunah-sunah rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Sementara itu pembina pameran artefak KH. Luthfan Khibar A’lam, SH mengatakan tujuan pameran ini dalam rangka peringatan milad ke-6 Pondok Tahfidz Millenial Ashqaf dan Maryam College.
“Dengan maksud agar menambahkan rasa cinta santri-santri kepada Rasulullah, kami mengundang 35 artefak ini,” ujarnya.
KH.Luthfan menuturkan sebenarnya pemeran artefak ini banyak permintaan dari Kabupaten-Kabupaten lain tapi berkat tarikan doa dari masyarakat Kabupaten Ketapang sehingga pameran artefak ini bisa dihadirkan di Kota Ketapang.
“Semoga dengan pameran ini bisa menambahkan kecintaan kita dengan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam dan membawa keberkahan dengan hadirnya artefak ini,” pungkasnya.
Turut hadir Ketua Ponpes Tahfidz Millenial Ashqaf dan Maryam College, Tim Artefak Indonesia, Ketua MUI Ketapang, Ketua Pengurus Masjid Agung Al-Ikhlas, undangan dan lainnya. (JHON)






