Sekda Menghadiri Grebeg Syawal Halal Bihalal Paguyuban Jawa Ketapang

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang menghadiri Grebeg Syawal Halal Bihalal Paguyuban Jawa Ketapang, yang berlangsung di Rumah Joglo Paguyuban Jawa

Ketapangterkini – Acara halal bihalal bernuansakan kekeluargaan dan keakraban dapat menjadi perekat untuk lebih mempererat tali silahturrahmi.

Mewakili Bupati, Saya Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang menghadiri Grebeg Syawal Halal Bihalal Paguyuban Jawa Ketapang, yang berlangsung di Rumah Joglo Paguyuban Jawa, Jl. Lingkar Kota, Ketapang, Minggu (28/4/2024).

Read More

Mengawali sambutan, saya Sekda Ketapang, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Ketapang mengucapkan, “Selamat Idul Fitri 1445 Hijriah minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Idul Fitri tahun ini telah membasuh hati kita kembali bersih, suci di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.”

Selanjutnya, pada momentum yang baik ini, kita melaksanakan tradisi yang sifatnya Islami, yaitu halal bihalal. Tradisi yang mulia ini, tentunya sedapat mungkin kita manfaatkan untuk merajut kembali silaturrahmi, yang telah berjarak dengan mengulurkan tangan, berlapang dada, dan memberikan ruang maaf atas salah dan khilaf, yang mungkin pernah kita perbuat, tanpa kita sadari.

“Untuk itu, pada kesempatan ini, mari kita jalin silahturrahmi, yang bernuansa kekeluargaan dan keakraban. Sehingga, nantinya dapat membangun Kabupaten Ketapang ke arah yang semakin baik.”

Selain itu, Saya mengingatkan bahwa realitas perjalanan hidup ini tentu saja tidak luput dari salah dan khilaf. “Karena itu hendaklah kita saling maaf – memaafkan dan menabur kasih sayang, baik secara individu maupun kelompok sebagai bentuk refleksi terhadap ajaran agama, yang mengedepankan nilai persaudaraan, persatuan, kerukunan dan toleransi.”

Dengan makna halal bihalal tersebut, saya juga mengingatkan bahwa pesan universal Islam kepada insan manusia sebagai pemangku amanah untuk bersama-sama berjuang dan ikhtiar dalam memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Ketapang.

“Semoga momentum acara halal bihalal ini saya berharap benar-benar dapat menjadi perekat untuk lebih mempererat tali silahturrahmi, khususnya keluarga besar suku Jawa di Ketapang dan pada umumnya masyarakat Kabupaten Ketapang.”

Saya berharap keberadaan paguyuban Jawa di kabupaten Ketapang dapat menjadi ikon organisasi yang dapat dibanggakan, kontributif dan menjadi mitra pemerintah serta bekerjasama dengan organisasi masyarakat lainnya di Kabupaten Ketapang

Yang terpenting dari itu semua adalah komitmen kita untuk terus melakukan upaya yang realistis, sehingga dapat direncanakan dan apa yang kita cita-citakan cepat tercapai.

Kemudian saya menutup sambutan ini dengan pantun :
Makan belum ngopi pun sudah
Pergi ke sungai memancing bawal
Puasa sudah lebaran pun sudah
Hari ini tinggal halal bihalal

Tumbuh sebatang pohon rambutan
Rantingnya patah tinggal sekerat
Dengan grebeg Syawal yang diselenggarakan
Semoga persaudaraan diantara kita semakin erat

Naik sepeda dengan pasangan
Singgah sebentar ke perpustakaan
Mari kita saling bergandengan tangan
Membangun Ketapang dengan kekeluargaan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *